"Janganlah kamu bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita." (At-Taubah : 40) |
| jangan pernah bicarakan tentang si Muhammad, jangan pernah sebut2 namanya dihadapanku!!! >:( |
|
|
|
| Ditulis oleh Ratna Ramadhani |
| Minggu, 14 Maret 2010 08:08 |
|
eits... jangan shu'uzhon dulu dengan judul catatan ini. itu diambil dari lirik nasyidnya Dawud Wharnsby Ali. beliau adalah seorang mualafyg sebelum dan sesudah hijrahnya adalah penyanyi folks (gt la kalo g salah). nah, berikut ini liriknya. ups, jangan cepet2 menyelesaikan baca catatan ini, mungkin jadi gak tertarik gara2 "liriknya bahasa inggris.. nerjemahinnya lagi... ah! capek. besok2 aja baca catatan ini ya..." oke oke, kali ini ratna sertakan terjemahannya :) kalo gak mau baca englishnya, langung aja loncat ke terjemahannya oke? insyaAllah gak rugi kok. hhee.. :)
“Don’t Talk to Me About Muhammad” It would be such a pleasure to have you come along with me I accept your gracious offer Kindness and company But as we walk along young man And as you help me with my load I've only one request as we travel down this road Don't talk to me about Muhammad Because of him there is no peace And I have trouble in my mind So don't talk to me about Muhammad And as we walk along together We will get along just fine As we walk along together We will get along That man upsets me so So much more than you could know I hear of his name and reputation everywhere I go Though his family and his clan once knew him as an honest man He's dividing everyone With his claim that God is One So don't talk to me about Muhammad Because of him there is no peace And I have trouble in my mind So don't talk to me about Muhammad And as we walk along together We will get along just fine As we walk along together We will get along He's misled all the weak ones And the poor ones and the slaves They think they've all found wealth and freedom Following his ways He's corrupted all the youth With his twisted brand of truth Convinced them that they all are strong Giving them somewhere to belong So don't talk to me about Muhammad Because of him there is no peace And I have trouble in my mind So don't talk to me about Muhammad And as we walk along together We will get along just fine As we walk along together We will get along Thank you now young man You've really have been so kind Your genorosity and smile are very rare to find Let me give you some advice Since you've been so very nice From Muhammad stay away Don't heed his words or emulate his way And don't talk about Muhammad You will never have true peace And trouble is all you will find So don't talk about Muhammad And as you travel down life's road You will get along just fine Now before we part and go If its alright just the same May I ask my dear young man Who are you, what's your name Forgive me what was that? Your words weren't very clear My ears are getting old Sometimes its difficult to hear It's truly rather funny though I'm sure I must be wrong But I thought I heard you say Your name is Muhammad Muhammad Ashaadu anlah ilaha illalla Wa ashadu ana muhammadur rasulullah O talk to me, Muhammad Upon you I pray for peace For you have eased my troubled mind O talk to me, Muhammad And as we walk along together We will get along just fine As I travel down life's road I will get along Just fine Dawud Wharnsby Ali okee... jadi, kira2 lirik diatas itu bercerita seperti ini... (ini ceritanya pas jaman Rasul ya...) jadi ada seorang bapak2 yang sedang melakukan perjalanan. beliau ditemani oleh seorang pemuda. beliau berterimakasih la sama pemuda itu kan, udah mau nemanin perjalanannya beliau bilang: "sungguh, saya sangat senang wahai anak muda, kamu mau menemani saya dalam perjalanan ini. betapa murah hatinya kamu, mau membantu saya membawa barang bawaan saya. tapi, saya mempunyai satu permintaan, anak muda. Selama perjalanan, tolong jangan sekali-kali kamu mengajak saya bercerita tentang orang yang bernama Muhammad. Gara2 dia, hilanglah kedamaian dari kota kita. Huh, pusing saya memikirkannya. Jadi jangan cerita tentang Muhammad ya. kita bicara tentang yang lain saja, yang ok ok saja. Ya?” Si bapak lalu bercerita tentang orang yang bernama Muhammad: “si Muhammad itu, benar2 membuat saya kesal, lebih dari yang kamu kira. Kemanapun saya pergi selalu saya dengar tentang reputasinya. Yaa... memang, dia pernah dikenal sebagai orang yang jujur, terpercaya, Al Amin dikalangan sukunya. Tapi ya itu! Dia membuat perpecahan. Dibilangnya tuhan itu cuma satu! Bah!” “Dia sesatkan semua yang lemah, orang2 miskin, dan para budak. Mereka pikir mereka telah menemukan kebahagiaan dan kebebasan dengan mengikuti si Muhammad itu?! Dia pengaruhi anak2 muda dengan iming2 “kebenaran”! Malahan sebenarnya dia yang memutar kebenaran! Diyakinkannya para pemuda bahwa mereka kuat!” “Jadi tolong ya anak muda. Jangan bicarakan tentang Muhammad. Selama dalam perjalanan, kita bicara yang baik-baik saja ya.” “Saya berterimakasih sekali lho sama kamu nak, kamu ini sangat baik hati, peramah, dan murah senyum. Jarang ada anak muda sepertimu di jaman sekarang ini. Kalau boleh saya memberi saran, karena kamu ini orang baik2, jangan dekati si Muhammad. Jangan dengar kata2nya jauhilah ajarannya. Dan tak usah kau bicarakan tentang si Muhammad. Kamu tidak akan menemukan ketenangan. Masalah saja yang akan kamu dapatkan. Jalanilah kehidupanmu yang sekarang ini, dan kehidupanmu akan baik2 saja.” “nah sekarang anak muda, sebelum kita berpisah bolehkah saya tahu bertanya sesuatu padamu? Siapakah kamu anak muda? Siapa namamu?” “maaf, apa yang barusan kamu katakan? Suaramu tak terdengar jelas. Telingaku sudah agak tuli, terkadang saya sulit mendengar.” “wah, ini lucu sekali. Saya yakin saya salah dengar. Tapi sepertinya saya dengar tadi namamu.... Muhammad. MUHAMMAD...” “asyhadu alla ilaha illallah Waasyhadu anna muhammadurrasulullah!” “wahai... Muhammad bicaralah padaku. Aku berdo’a semoga kedamaian selalu bersamamu Muhammad... karena kamu telah menyelinap dalam pikiranku yang bermasalah (sepertinya maksud disini adalah pemuda tsb, Nabi Muhammad, telah membuka pikiran dia yang selama ini berpikiran yang buruk2 tentang Nabi Muhammad. Maap nyelip ditengah2 cerita. Mungkin anda tidak perlu penjelasan ini? Mungkin anda sudah megerti maksud kata2 ini tanpa perlu dijelaskan. Mungkin anda tadi sudah mau menitikkan air mata sedih dan haru, tapi karena penjelasan ini, air matanya gak jadi menetes... maap... lanjuutt...). wahai Muhammad, bicaralah padaku, dan selama aku berjalan bersamamu saya akan baik2 saja. Selama aku mengikuti ajaranmu, aku akan baik-baik saja.” Begitulah kira2 terjemahannya... T.T subhanallah, bagaimana menurutmu? ^_^ Bagikan ke saudara2 antum |
| Terakhir Diperbaharui pada Minggu, 14 Maret 2010 08:10 |
Comments